Friday, June 21, 2013

SBY tidak juga copot menteri dari PKS, partai PAN meradang

7:36 PM By PKS Pamulang No comments

PAN Meradang

Partai Amanat Nasional (PAN) terlihat jengkel sekali sampai mengatakan koalisi dengan PKS telah tamat dan Tak perlu berlama-lama lagi, sambil terus ngomporin Presiden SBY sebagai koalisi supaya segera bisa mengambil tindakan.

di berita detikcom, Wakil Ketua Umum PAN Dradjad Wibowo ngedumel "Saya rasa sudah tidak perlu diucapkan lagi, tinggal Presiden langsung ambil tindakan," hari Jumat (21/6/2013).

Tak penting lagi mendengarkan retorika PKS yang seolah ingin mempertahankan diri di koalisi. SBY bisa langsung menarik menteri dari PKS. "Apakah memberhentikan menteri PKS atau apa saja terserah, Pak SBY bisa mengambil tindakan di bawah kewenangan beliau," katanya. Kisruh koalisi dengan PKS dinilai tak perlu berlarut-larut. Seperti permainan politik hanya untuk kesan dizalimi. 


Alasan Masuk Akal PKS mengenai 3 Menterinya 

"Kita nunggu presiden, code of conduct itu autentik, tetapi terhalang oleh aturan di mana menteri itu bisa ditarik dan diangkat presiden. Ada hak prerogatif presiden,"  Code of conduct tidak mengatur bagaimana anggota koalisi bisa menarik menteri. Melainkan memberikan hak kepada Presiden SBY sebagai ketua koalisi untuk mengambil sikap.

"Jadi harus dibedakan antara PKS menarik menteri dengan secara personal mengundurkan diri. Secara code of conduct itu tidak ada alasan PKS menarik (menteri), sebab hak prerogatif ada di presiden," demikian dijelaskan dengan gamblang
oleh anggota Komisi XI DPR dari FPKS, Ecky Awal Mucharam, kepada wartawan di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jumat (21/6/2013).
 

Dia juga menilai wajar 3 menterinya di kabinet berpihak kepada kenaikan harga BBM. Meskipun sikap PKS jelas menolak kenaikan harga BBM.

"Menteri itu eksekutif, PKS legislatif itu sudah strict, boleh saja dia memberi masukan tapi keputusan akhir ada di partai. Ada namanya segregation of duties, pemisahan dalam tugas," terangnya.

Dengan kata lain PKS telah menghibahkan 3 menterinya ke presiden SBY. PKS juga memasrahkan nasib 3 menterinya ke SBY, PKS menunggu apapun keputusan SBY.

"Sekarang bola di tangah Presiden SBY," sambung Sekretaris FPKS DPR, Abdul Hakim.


(RAG)

0 comments:

Post a Comment