Wednesday, May 9, 2012

Saudaraku....Syafakalloh...Syafahalloh

11:36 AM By PKS Pamulang , , No comments

dpcpkspamulang.blogspot.com,Pamulang--Tentunya kita semua sadari jika setiap manusia diberi ujian dan cobaan oleh Alloh Subhanahu Wa Ta'ala di dunia ini dengan berbagai macam bentuk dan jenisnya. Adakalanya Alloh Subhanahu Wa Ta'ala menguji hamba-Nya dengan kesenangan adakalanya juga dengan kesedihan. Setiap kita setiap diri pastilah diberi cobaan ataupun ujian, tinggal bagaimana kita mensikapi dan menyadari bahwa semua itu karena Alloh akan menguji siapa yang benar imannya, siapa yang mendapat petunjuk.

Alloh Subhanahu Wa Ta'ala  berfirman: “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun (Sesungguhnya Kami adalah milik Alloh dan kepada-Nya-lah Kami kembali)". Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk”. (Q.S. Al Baqarah : 155-157).

Kesenangan dunia bisa menjadi ujian, misalnya ujian dalam bentuk harta dan jabatan. Ujian dalam bentuk kesedihan misalnya kemiskinan, kehilangan harta benda, dsb. Alloh Subhanahu Wa Ta'ala   mempergilirkan ujian pada setiap hamba-Nya, oleh karena itu kita harus siap dalam menghadapinya. Lalu kita pun harus mengenal lebih dekat tentang ujian, dan apa hikmah dibalik ujian.

Sakit, juga merupakan bagian dari ujian dan cobaan itu. Siapa yang tak pernah sakit? tentu semua pernah mengalaminya. di pekan ini ada dua kabar tentang ikhwah yang sakit. yaitu Ibu Siti Winarni ( istri Bpk. Dadang Darmawan-Ketua DPC PKS Pamulang) dan Rudi. 

Bu Siti Winarni saat ini sedang dirawat di RS Bhinneka-Gaplek, Pamulang karena sakit DBD (Demam Berdarah). Hal ini diketahui karena dari hasil tes darah menunjukkan trombosit yang terus menurun. Dengan berita sakit ini beberapa kader PKS Pamulang pun menjenguk. Syafahalloh..semoga Alloh menyembuhkannya.

Begitupun yang terjadi dengan saudara kita Rudi, ia sakit juga. Masih bujang dan aktif di Kepanduan Pamulang. Mendengar berita sakit tersebut, teman-teman dari Kepanduan pada hari Selasa malam ba'da Isya pun menjenguknya. Ada Pak Pomo, Slamet, Anto, Dendi, Triyana, Raymond, Azam, Yudi, Agus, dan Jumadi. Awal cerita pada hari Ahad, akh Rudi merasakan kalau perutnya terasa mual terus bahkan sampai muntah-muntah. Setelah dirasakan tidak tahan lagi maka segera sang adik membawanya ke RSUD Tangsel.

Disana ia kemudian mendapatkan tes lab yang hasilnya menunjukkan ada masalah pada Livernya dan oleh RSUD Tangsel ada rujukan untuk dilakukan Rontgen. Maka pada saat itu juga ia dengan dibonceng adiknya menaiki motor menuju RS Fatmawati. Namun karena di Fatmawati dia hanya diberi obat dan tidak rontgen (padahal sudah hampir seharian demikian kata Rudi), maka rencananya hari ini Rabu, 09 Mei 2012 ia akan rontgen di RS Bhinneka, Gaplek-Pamulang dengan diantar oleh Pak Sulis atau Pak Hari. Syafakalloh akh Rudi...

Petiklah Hikmah Saat Menghadapi Sakit


Sahabatku fillah,,, Sungguh Alloh tidak menyia-nyiakan hamba-Nya, Dia-lah yang memberikan ujian, lengkap dengan penghiburannya, lengkap dengan jawabannya. Bahkan Allah memberikan pahala yang besar berupa kebun yang berbuah di surga bagi mereka yang menjenguk saudaranya yang sakit.

Menjadi sakit, tidak ada seorang dari kita pun menginginkannya, seringan apapun sakit itu...
Tapi ada kalanya Alloh memberikan rasa itu sebagai penggugur dosa, sebagai ujian kesabaran, sebagai episode yang terkandung banyak hikmah di dalamnya. 

“Tak seorang muslim pun yang ditimpa gangguan semisal tusukan duri atau yang lebih berat daripadanya, melainkan dengan ujian itu Alloh menghapuskan perbuatan buruknya serta menggugurkan dosa-dosanya sebagaimana pohon kayu yang menggugurkan daun-daunnya.” (HR Bukhari dan Muslim).

Dalam menghadapi sakit, yang terpenting adalah bagaimana menyikapinya;

Yang pertama perlu dilakukan adalah Siap.

Diinginkan ataupun tidak, seberapa keras usaha kita menjaga kesehatan, bila Alloh menghendaki maka kita tetap bisa sakit. Karena itu kita harus SIAP akan datangnya sakit dalam perjalanan kehidupan kita.

Yang kedua harus dilakukan adalah Ridho.

Dengan ridho pada keputusan Alloh, hati akan menjadi tenang dalam menjalaninya. Bagaimana mungkin kita tidak terima, toh tanda terimanya sudah melekat pada tubuh berupa luka ataupun sakit itu. Maka tidak ada pilihan yang lebih baik selain ridho.
 
Yang ketiga adalah Evaluasi Diri.

Tetaplah Berprasangka baik pada setiap kejadian yang diizinkan terjadi pada kita. Jadikan episode sakit menjadi jalan untuk menambah khusyuk taubat kita kepada Allah.

“Sungguh mengagumkan urusan orang mukmin, sungguh semua urusannya baik baginya, yang demikian itu tidaklah dimiliki seorang pun kecuali hanya orang yang beriman. Jika mendapat kebaikan (kemudian) ia bersyukur, maka itu merupakan kebaikan baginya, dan jika keburukan menimpanya (kemudian) ia bersabar, maka itu merupakan kebaikan baginya.” (HR. Muslim).

Pendek kata, jangan takut menghadapi sakit atau ujian apapun, karena Alloh tengah menguji kita, karena Alloh ingin melihat kesabaran kita, dan Alloh ingin melihat syukur kita. 


Wallahu'alam

(RAG/PKSPamulang)

0 comments:

Post a Comment